Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Samarinda Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Pelajar SMP Negeri 5 Samarinda

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

2 bulan yang lalu Dilihat : 83 Kali
Share:
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Samarinda Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Pelajar SMP Negeri 5 Samarinda

SAMARINDA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda melalui Bidang Politik Dalam Negeri kembali melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Pelajar dengan tema “Membangun Kesadaran Politik dalam Proses Berdemokrasi di Indonesia” pada Kamis, 20 November 2025 bertempat di Lapangan Upacara SMP Negeri 5 Samarinda, Jalan Ir. H. Juanda, Samarinda Ulu.

Kegiatan dipimpin oleh Miftahurrizqa, S.E, Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Samarinda, dan diikuti kurang lebih 250 peserta terdiri dari jajaran guru, staf sekolah, OSIS, serta pelajar SMP Negeri 5 Samarinda. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai demokrasi, proses pemilihan, serta pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan bangsa.

Sambutan Kepala Sekolah

Kepala SMP Negeri 5 Samarinda, Diah Astuti, S.P., M.Pd, membuka kegiatan dengan menyampaikan bahwa pendidikan politik sangat penting untuk dipahami sejak usia sekolah. Beliau mengajak para siswa untuk mencatat dan menyimak setiap materi agar dapat memahami proses politik dan demokrasi dengan baik, termasuk bagaimana pelaksanaan Pemilihan OSIS menjadi bagian pembelajaran berdemokrasi.

Pemaparan Materi Sosialisasi

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh tiga narasumber dari Kesbangpol, KPU, dan Bawaslu Kota Samarinda.

1️⃣ Miftahurrizqa, S.E – Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Samarinda

Materi menekankan bahwa:

  1. Pemilihan OSIS merupakan miniatur dari Pemilu sesungguhnya.
  2. Pelajar adalah calon pemimpin masa depan sehingga harus memahami visi, misi, serta program kerja calon sebelum memilih.
  3. Karakter pemimpin ideal harus jujur, adil, amanah, bertanggung jawab, serta mampu membawa dampak positif.
  4. Generasi muda harus menanamkan jiwa kepemimpinan, disiplin, percaya diri, serta semangat belajar.

2️⃣ Nina Mawaddah, S.H – Komisioner KPU Kota Samarinda

Dalam materinya, beliau menjelaskan:

  1. KPU bertugas mempersiapkan Pemilu dan pemilihan kepala daerah.
  2. Proses Pemilihan OSIS memiliki kesamaan dengan tahapan Pemilu skala nasional.
  3. Demokrasi merupakan sistem di mana kekuasaan berada di tangan rakyat.
  4. Pemilih cerdas harus memahami visi, misi, rekam jejak calon, dan tidak terpengaruh hoaks maupun money politics.

3️⃣ Tumenggung Udayana, S.Sos – Komisioner Bawaslu Kota Samarinda

Pokok materi yang disampaikan:

  1. Bawaslu berperan mengawasi jalannya pemilu agar bebas pelanggaran.
  2. Pelanggaran pemilihan OSIS juga harus segera dilaporkan agar proses demokrasi berjalan sehat.
  3. Demokrasi OSIS adalah bentuk pembelajaran politik untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini.
  4. Pelajar kelak akan terlibat langsung dalam Pemilu sebagai pemilih pada usia 17 tahun.

Diskusi dan Tanya Jawab

Siswa diberikan kesempatan bertanya mengenai proses demokrasi, peran lembaga penyelenggara pemilu, serta etika memilih pemimpin. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap dunia politik.

Penekanan dalam Closing Statement

Dalam penutupan, narasumber menegaskan bahwa:

  1. Pendidikan politik penting untuk membentuk warga negara yang sadar hak dan kewajibannya.
  2. Pelajar perlu memahami nilai-nilai demokrasi dan berpartisipasi aktif dalam proses pemilihan OSIS.
  3. Politik bukan hanya tentang memilih pemimpin, tetapi juga membentuk karakter dan kesadaran bernegara.

Penutup

Kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik di SMP Negeri 5 Samarinda selesai pada pukul 11.30 WITA dan berjalan dengan aman, tertib, serta penuh semangat dari para peserta. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun generasi yang melek politik dan siap mendukung demokrasi Indonesia di masa depan. Arif / BK / SMD

TINGGALKAN KOMENTAR