Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Samarinda Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik Bertema “Pemimpin Muda, Pemimpin yang Berintegritas” di SMP Negeri 16 Samarinda
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
SAMARINDA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda melalui Bidang Politik Dalam Negeri melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi pelajar SMP Negeri 16 Samarinda pada Kamis, 6 November 2025, bertempat di Aula SMP Negeri 16 Samarinda, Sekolah Terpadu, Jalan Loa Bakung Blok AA No.1, Kecamatan Sungai Kunjang.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WITA s/d selesai, diikuti oleh sekitar 250 peserta, terdiri dari jajaran guru, pelajar, OSIS, staf Kesbangpol, serta perwakilan KPU dan Bawaslu Kota Samarinda. Kegiatan ini dipimpin oleh Miftahurrizqa, S.E, Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Samarinda.
Sambutan dan Tujuan Kegiatan
Acara dibuka oleh Hj. Nur Zachrah Sari, S.Pd., M.Pd, Plt. Kepala Sekolah SMP Negeri 16 Samarinda, yang mengapresiasi pelaksanaan kegiatan sebagai langkah penting memberikan pemahaman politik sejak dini kepada pelajar sebagai calon pemilih pada pemilu mendatang.
Materi sosialisasi bertema “Pemimpin Muda Pemimpin yang Berintegritas”, bertujuan untuk:
- Melatih keberanian berpendapat dan berbicara di depan umum.
- Menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan karakter pelajar sebagai calon pemimpin masa depan.
- Mengajarkan nilai-nilai demokrasi melalui proses pemilihan Ketua OSIS yang mencerminkan Pemilu sesungguhnya.
- Memahami konsep pemilu, peran pemilih pemula, serta pentingnya integritas dalam memilih pemimpin.
Penyampaian Materi oleh Narasumber
Materi disampaikan oleh tiga narasumber:
- Miftahurrizqa, S.E – Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Samarinda
- Nina Mawaddah, S.H – Komisioner KPU Kota Samarinda
- Tumenggung Udayana, S.Sos – Komisioner Bawaslu Kota Samarinda
Para narasumber mengajak pelajar untuk menjadi pemilih cerdas, memahami visi misi calon, menolak money politik, serta menjaga etika demokrasi dan penggunaan media sosial dengan bijak.
Diskusi & Interaksi
Pelajar aktif mengikuti sesi tanya jawab, membahas:
- Tahapan pemilu 2029 bagi pemilih pemula.
- Peran OSIS sebagai miniatur demokrasi.
- Pentingnya keberanian tampil dan kepemimpinan berbasis karakter.
Penutup
Pesan utama yang disampaikan:
- Pelajar adalah Generasi Emas, calon pemimpin masa depan bangsa.
- Proses pemilihan OSIS merupakan pembelajaran demokrasi nyata.
- Hak suara adalah tanggung jawab untuk kemajuan bangsa.
Kegiatan ditutup pada pukul 11.30 WITA, berlangsung dalam keadaan aman, lancar, dan tertib. (Arif / BK / SMD)