Badan Kesbangpol Samarinda Perkuat Budaya Antikorupsi Demi Wujudkan Tata Kelola Bersih dan Berintegritas

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

1 minggu yang lalu Dilihat : 51 Kali
Share:
Badan Kesbangpol Samarinda Perkuat Budaya Antikorupsi Demi Wujudkan Tata Kelola Bersih dan Berintegritas

SAMARINDA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya antikorupsi di lingkungan birokrasi maupun pelayanan publik. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Samarinda untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berintegritas tinggi.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kampanye publik bertajuk "Bersama Cegah Korupsi, Wujudkan Samarinda yang Bersih dan Berintegritas", yang menempatkan pencegahan korupsi bukan semata sebagai kewajiban aparatur sipil negara (ASN), melainkan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.

Pencegahan korupsi harus dimulai dari internal setiap individu dan diimplementasikan secara konsisten pada setiap lini tugas kedinasan. Terdapat tiga pilar utama yang terus ditekankan dalam kampanye antikorupsi ini:

  1. Tolak Suap dan Gratifikasi: Ketegasan seluruh jajaran aparatur untuk tidak menerima maupun meminta pemberian dalam bentuk apa pun yang bertentangan dengan hukum dan ketentuan yang berlaku.

  2. Kerja Jujur dan Transparan: Komitmen memberikan pelayanan prima kepada masyarakat secara tulus, profesional, terbuka, serta bebas dari praktik pungutan liar (pungli).

  3. Berani Melaporkan Indikasi Korupsi: Mengajak aparatur dan warga masyarakat untuk proaktif memanfaatkan kanal aduan dan saluran resmi pengaduan guna melaporkan setiap indikasi pelanggaran maupun penyimpangan.

Penanaman nilai integritas ini sangat krusial bagi Badan Kesbangpol yang bertugas merawat ketahanan ideologi, politik, dan stabilitas daerah. Integritas birokrasi menjadi modal dasar untuk membangun kepercayaan masyarakat (public trust) serta menciptakan iklim kota yang aman, tertib, dan maju.

Melalui sinergi antara kesadaran aparatur pemerintah dan pengawasan aktif dari masyarakat, Kota Samarinda diharapkan dapat terbebas dari jerat korupsi demi masa depan pembangunan yang lebih baik, adil, dan berkesinambungan.

TINGGALKAN KOMENTAR